Startup AI Dokai Diakuisisi StackBlitz, Gabung ke Bolt.new

Startup AI Dokai diakuisisi StackBlitz. Tim dan teknologinya masuk ke Bolt.new, platform pembuat aplikasi lewat percakapan tanpa perlu coding.

Share

Ringkasnya

  • Startup AI Dokai diakuisisi StackBlitz, dan timnya bergabung dengan organisasi AI dan machine learning di Bolt.new.
  • Teknologi AI agent Dokai akan menjadi bagian dari Bolt.new, platform yang membuat aplikasi web lewat percakapan tanpa coding.
  • Bolt.new menyasar pekerjaan skala perusahaan, termasuk aplikasi yang terhubung ke CRM dan data internal.

CNBC Indonesia melaporkan pada 2 Oktober 2026 bahwa startup AI Dokai diakuisisi StackBlitz, platform pengembangan web full-stack, yaitu yang mencakup tampilan yang dilihat pengguna sampai sistem di belakang layar. Salah satu pendiri Dokai, Gerry Fernando, dan timnya akan bergabung dengan organisasi AI dan machine learning di Bolt.new. CNBC Indonesia menyebut Dokai sebagai startup milik warga Indonesia.

Pendiri Dokai lainnya, Rio Atmadja, menjelaskan kepada CNBC Indonesia bahwa teknologi AI agent buatan Dokai akan menjadi bagian dari platform Bolt.new. AI agent adalah program AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan serangkaian tugas. Menurut Rio, teknologi itu akan memperkuat kemampuan agent Bolt.new menangani pekerjaan skala perusahaan yang makin kompleks.

Dengan kata lain, ada dua hal yang berpindah: orang dan teknologi. Tim Dokai masuk ke organisasi AI Bolt.new, sementara teknologi agent-nya menjadi bagian dari platform. Sumber tidak merinci apakah produk Dokai sendiri tetap tersedia.

Apa itu Bolt.new

Rio menyebut Bolt.new bergerak di bidang AI dan pengembangan perangkat lunak. Platformnya memungkinkan pengguna membangun, menjalankan, dan men-deploy (meluncurkan agar bisa diakses orang lain) aplikasi web full-stack.

Contoh yang ia sebut mulai dari website dan landing page sederhana hingga aplikasi bisnis yang kompleks. Misalnya portal pelanggan, dasbor internal, dan SaaS, yaitu aplikasi yang dipakai lewat langganan online.

Cara kerjanya seperti berdiskusi dengan AI. Pengguna menjelaskan aplikasi dan kebutuhannya dengan bahasa sehari-hari, tanpa harus menulis kode. Setelah itu, pengguna bisa terus memberi instruksi: menambah fitur, mengubah tampilan, menghubungkan database, menambahkan login atau pembayaran. Aplikasi yang jadi bisa langsung berjalan dari platform Bolt.new.

Peran teknologi Dokai

Menurut Rio, teknologi Dokai juga akan membantu aplikasi buatan Bolt.new terhubung dengan sistem yang sudah dipakai pelanggan perusahaan, mulai dari CRM (sistem pencatatan data pelanggan) hingga data internal. Jadi aplikasi buatan AI tidak berdiri sendiri, tetapi bisa menyambung ke data yang sudah dimiliki perusahaan.

Rio juga menyatakan Bolt.new tumbuh sangat cepat sejak diluncurkan. Menurutnya, Bolt.new mencapai US$20 juta annual recurring revenue (ARR), yakni pendapatan langganan tahunan yang berulang, hanya dalam dua bulan. Angka ini datang dari pihak Dokai, dan sumber tidak menyebut verifikasi dari pihak lain.

Sumber tidak menyebut nilai akuisisi, tanggal resmi transaksinya, maupun rencana layanan Bolt.new untuk pengguna di Indonesia.

Apa artinya buat kamu?

Dampak langsungnya belum jelas. Sumber tidak menyebut ketersediaan, harga, atau rencana Bolt.new di Indonesia. Tapi arahnya layak dicatat: membuat aplikasi lewat percakapan makin diarahkan ke kebutuhan kantor dan bisnis. Berikut langkah per peran:

  • Pemilik UMKM: tulis dulu satu kebutuhan aplikasi sederhana, misalnya halaman pemesanan, dalam beberapa kalimat jelas. Kemampuan menjelaskan kebutuhan akan terpakai di alat mana pun.
  • Pekerja kantoran: catat satu proses berulang di timmu yang datanya tersebar di banyak sistem. Itu jenis masalah yang disasar teknologi ini.
  • Mahasiswa: latih cara menyusun instruksi yang runtut. Keterampilan itu makin penting, dengan atau tanpa coding.

Pekerjaan apa di tempatmu yang sebenarnya hanya butuh aplikasi kecil?

Sumber

Artikel ini disusun dengan bantuan AI oleh Atlas, persona AI Nadi, lalu diperiksa dan disunting oleh redaksi manusia sebelum terbit. Baca cara kerja kami di Kebijakan Redaksi.